Tags

, , ,

Title             : 1N2D with Strawberry Kid (1N2D = 1 Night 2 Days)Image

Chapt              :  1 of 2

Author            : Kunang

Main Cast        :

* Yang Shin Young(OC),

* Zelo / Choi Joong Hoon(B.A.P)  =è  <= Leo

Support Cast: Yang Seung Jun (appanya Shin Young), Min Woo (Boyfriend)

Length             : One Shoot

Genre              : Family, romance, life, friendship, business entertainment, fantasy

Rating              : PG-15

Disclaimer Yang Shin Young milikku Zelo, dan yang lainnya milik grup mereka, dan mereka adalah milik Tuhan YME. Inii FF ASLI hasil karya aku, jadi kalau ga mau dijadiin laundry (?) sama Zelo, please jangan plagiat ini FF. 

Summary        : Aku adalah Yang Shin Young, setiap orang menganggapku beruntung karena memiliki dua kakak yang sangat tampan dan populer juga teman-teman yang sering bersama ku. Walaupun begitu mereka tidak tahu, aku tidak pernah merasa punya teman, sampai aku bertemu dia ….

*ini adalah cerita ketika Shin Young di tahun pertamanya di Anyang High School, saat pertama kali dia bertemu Zelo

==========Shin Young PoV======

“MWO?! Aku harus mengurus anak ini??!!” Aku tak bisa menyembunyikan rasa terkejutku saat appa ku tiba-tiba datang sambil membawa anak laki-laki yang umurnya sekitar 5 tahun, mata ku pun langsung beralih ke samping dan mendapati anak itu sedang cemberut seperti tidak puas melihat apartemenku. Sialan! “Anak siapa ini appa?”

“Dua hari saja ya Shin Young! Please! Dia anak temannya appa yang sedang ke luar negeri, appa sudah berjanji membantu dia menjaga anak ini” Pinta appa ku sambil mengambil tas kerjanya, gelagatnya seperti sudah mau kabur saja.

“Appa, tapi….”

“Sudah kubilang dua hari saja saja ya Shin? Besok aku akan menjemputnya. Aku tahu kau bisa melakukannya! Tenang saja, pagi dia ke preschool kok ,jadi kau tinggal menjemputnya siang hari saat pulang sekolah” sekarang appa mulai melihat jam nya “ Ommo… appa ada meeting sebentar lagi, appa harus pergi kalau tidak nanti bisa telat, ok Shin.. jaga Leo baik-baik ya!”

“Apppa… YA!!!”  aku mengejar appa sampai ke pintu depan “Jebal appa… appa tahu kan kalau aku tidak bisa mengurus anak kecil, aku…”

“Kau bisa Shin! Kau putriku yang selalu jadi ranking 1 dan school rep, masalah begini kecil kan? anneyong!” dan tanpa bisa aku cegah, appa sukses kabur dari apartment ku. So…. sepertinya aku tidak punya pilihan lain. Dengan langkah enggan aku kembali ke ruang tengah, Leo,- nama anak itu- memandangku dengan wajah tidak bersahabat, di sampingnya ada 2 koper besar. Ini anak mau numpang menginap atau mau pindahan? -_-

Baiklah… mau tidak mau, sepertinya aku harus mengurus si bocah ini. Dengan agak malas aku menghampiri si bocah cemberut ini. Padahal sebenarnya anak ini tampan dan cute, tapi ekspresinya membuat aku ingin mencubitnya.

“Anneyong Leo~ah….namaku Shin Young, kau panggil saja aku Shin Young noona, arra?”

“Huuh…”

“Heehhhh…….??? aku terkejut ketika Leo dengan cueknya melihat ke arahku lalu menggeleng-gelengkan kepala, bocah ini sepertinya meremehkan ku! Apa dia tidak pernah diajarin sopan santun?? Sabar Shin… dia Cuma bocah kecil

“Jorok…”

“Heoh?” aku mendelik, apa maksud si bocah ini?

“Apartment ini jorok, kau sudah berapa tahun tidak bersih-bersih?”

Jlebb

“Kau….” aku benar-benar speechless, oke memang apartment ku agak berantakkan karena aku baru saja ujian akhir dan aku memang selalu belajar sampai bukuku bertebaran kemana-mana, juga aku belajar sambil ngemil jadi masih ada sampah sisa ramyun instan dan bungku cracker. Tapi tetap saja aku tidak terima di ‘omongin’ apalagi sama bocah devil ini.

“Hahh…. jadi dimana kamar ku?”Leo, si little devil ini sepertinya tidak tahu atau tidak peduli kalau sudah membuatku kesal , dia malah tiba-tiba berdiri dan berkeliling sementara aku masih menatap tajam bocah itu “Mana lagi kamarnya? Aku tidur dimana?”

“Tentu saja di kamar ku, kau pikir di apartment kecil ini ada berapa kamar? Lagian aku tinggal sendiri” jawabku agak kesal “dan lain kali panggil aku noona!”

“Sekamar?” Sekarang si bocah devil, aneh, menyebalkan, cetar membahana badai tsunami (?) ini malah membulatkan mulutnya. Seolah-olah yang aku katakan tidak wajar, huuuhhh…

“Atau kau mau tidur di sofa? Hahh… kalau kau sakit, aku yang akan diomeli appa..” aku menghembuskan nafas panjang, baru lima menit aku ditinggal dengan bocah ini aku sudah merasa lelah, apalagi dua hari?

“Tapi kan kau cewek! Aku cowok!”

“Terus? Kau kan bocah, bocah sebaiknya menurut saja pada noona!” Kata ku sambil mengecek jam, sudah jam 5 tapi aku belum membeli apapun untuk makan malam. Biasanya aku tidak makan malam, tapi tidak mungkin kan aku membiarkan anak devil ini kelaparan?

“Tapi kan…”

“Kau anak kecil paling cerewet yang pernah aku temui!” runggutku sambil berdiri dan berjalan ke arahnya “Ayo kita belanja! Kau ingin apa untuk makan malam?”

“Ng… strawberry?” jawabnya, aku memelototinya. Dasar anak aneh!

=================Still Shin Young PoV============

@Apartment Shin Young

Aku tersenyum menatap anak di depan ku yang dengan lahap memakan bibimbap buatanku. Kalau seperti ini baru dia terlihat seperti anak kecil super cute. Aku jadi teringat betapa hebohnya orang-orang yang bertemu dengan kami di jalan saat mau ke mini market untuk belanja. Leo begitu populer, hingga banyak dari mulai ibu-ibu sampai nenek-nenek memuji ke-imutannya, mereka tidak tahu saja dibalik wajah malaikatnya sebenarnya dia bocah menyebalkan.

“Aku selesai….” Leo meninggalkan kursi nya dan langsung menyambar remote tv di meja, aku menatap piringnya. Sial anak ini sama sekali tidak menyentuh sayuran yang sengaja aku masukkan di bibimbab.

“Leooo!!!! Sayurannya habiskannn!!!” perintahku, haduhhhh ini aku jadi merasa sudah menjadi ibu-ibu, kalau anaknya bandel begini mungkin nanti setelah menikah aku lebih baik tidak punya anak saja.

“Sirrheo!” jawab leo, dia sedang menonton apa sih? Dan ketika aku melihat tv, ternyata dia sedang melihat acara SMACKDOWN!!! TUHANNN!! ANAK SEKECIL INI MENONTON SMACKDOWN!! ??!!! MAU JADI APA DIA SUDAH BESAR NANTI??!!

“GANTI!!” dengan gerak cepat aku merebut remote tv dan memindahkan ke channel spacetoon yang sedang menayangkan Shaun the sheep, Leo sepertinya tidak terima karena dia langsung berubah seperti anak kesetanan (?) mencoba merebut remote dariku.

“YAAA~~!!!”

“Anak kecil nontonnya yang kayak gini? tunggu 10 tahun lagi kalau mau nonton smackdown!” kataku sambil mengacungkan remote tv tinggi-tinggi, sementara leo masih melompat-lompat mencoba merebut remote.Baru kali ini aku bangga dengan tinggi ku yang hanya 158,5 cm, setidaknya aku masih lebih tinggi dibanding anak kecil ini.

“Shin! Kembalikan!”

“Bocah! Panggil aku noona! atau- AWW!!” Aku menjerit ketika tanpa aku sangka Leo menggigit kakiku, hingga tak sengaja melepaskan remot ditanganku  “YAA!”

“Mehrong!!” Leo menjulurkan lidahnya setelah sukses menangkap remote yang kujatuhkan, sepertinya baru kali ini aku benar-benar kesal pada anak kecil. Baiklah mungkin ini saatnya, aku Yang Shin Young mengajarinya sopan santun!

“YAA!! LEOOO!!!!”

~~~~ Author langsung stel playlist ‘This is War by MBLAQ’~~~~

=======Still Shin Young PoV=======

“Dasar…. makannya kau harus menurut pada noona” kata ku sambil menyelimuti Leo yang tertidur di sofa, aku menatap sedih kepalanya yang agak benjol, tapi untunglah sudah kuobati. Ya, tadi waktu kejar-kejaran memperebutkan remote tv, Leo tak sengaja tersandung kabel dan terjatuh. Alhasil kepalanya benjol, tapi anehnya dia tidak menangis, walau matanya sampai berkaca-kaca tadi. Sepertinya dia bocah evil yang cukup kuat juga.

“Baiklah… sekarang saat nya aku mengerjakan laporan tahunan student council, pr matematik, dan juga….” aku melirik dapurku yang berantakkan dengan malas“membersihkan dapur…”

Oya, aku Yang Shin Young mempunyai kekuatan yaitu bisa menggandakan diriku menjadi 3 orang dalam waktu maksimal 3 jam, dan kebetulan sekarang ada 3 pekerjaan yang haru dilakukan. Aku pun lalu menatap Leo, gawat juga kalau anak ini sampai terbangun dan melihatku ada tiga orang, tapi sekarang sudah jam 12 malam, dan semua pekerjaan ini harus diselesaikan….

“Baiklah….. sepertinya Leo juga tidur nyenyak” gumam ku, aku pun berkonsentrasi dan seketika itu pula wujudku ada tiga orang. Oke~ saatnya menyelesaikan semua ini Yang Shin Young! Kedua wujud palsuku akan membereskan dapur dan laporan sedangkan wujud asliku akan mengerjakan pr! Selesaikan dengan cepat dan Leo juga tidak akan tahu apa-apa..

“WAA!!!!!! KAU ADA TIGA!!!!!”

SIAL!! Aku berbalik dan mendapati Leo berdiri, mulutnya ternganga, tangannya yang mungil bergerak menunjuk ke arah aku yang ada tiga orang.

“KAU.—mphhh…“ aku langsung membekap mulut bocah kecil ini, dan membuat kedua wujud palsuku menghilang.

HWAA!!! EOTHOKKE???!!!!

==============Shin Young Pov end=========

=============Zelo (Leo) PoV================

“WAA!!!!!! KAU ADA TIGA!!!!!”

Aku terbelalak melihat tiga orang Shin di depanku, dan lebih terkejut lagi ketiga dua diantaranya menghilang. Siapa sebenarnya gadis ini? Oya sebenarnya aku tidak terlalu terkejut kalau dia ‘sama denganku’, tapi aku pikir dia hanya manusia biasa.

“KAU — mphhh” mulutku dibekap Shin, dia memberi isyarat agar aku tidak ribut dan akhirnya setelah aku menganguk,  akhirnya dia melepaskan tangannya juga, huuuhhh… ampir saja aku mati kehabisan nafas -_-

“Leo….dengar noona ya! yang kau lihat tadi hanya mimpi, arraseo?”

“Yaa!! Pipiku sakit!!” kata ku kesal ketika yeoja ini ribut sambil menekan-nekan pipiku yang chubby ini.

“Ahh.. mian, pokoknya kau tadi mimpi, arra?”

Hahahhahahha…..” aku tertawa, wajahnya yang tampak panik tampak sangat lucu, dia mungkin bisa meyakinkan anak kecil –tapi sayang aku bukan anak kecil. Oya, sebenarnya aku adalah remaja berusia 17 tahun, dan bukan berasal dari bumi ini. Karena ada ‘sedikit masalah’ dengan raja di planet asalku, aku jadi harus tinggal sementara di bumi ini dan menyebalkannya aku harus jadi anak kecil.

“Aku tidak mimpi, kau memang bisa menggandakan diri jadi tiga kan?” kata ku sambil tersenyum sinis padanya, dia terdiam sesaat, tampak speechless dan akhirnya menghembuskan nafas panjang.

“Baik lah… aku memang bisa menggandakan diriku, ng… Leo yah~ tolong kau rahasia kan yah?”

Aku terdiam sesaat, wajah Shin di depanku terlihat sangat memelas seperti anak anjing yang kelaparan sedang minta makan ke majikannya, ketika aku sedang berpikir tak sengaja mataku menatap ke arah brosur yang menampilkan segelas ice cream yang penuh dengan strawberry

“Baiklah…. ngg…. tapi aku ingin itu…”agak ragu aku menunjuk ke arah brosur itu

“Ahh… kau ingin strawberry ice cream itu?!! Baiklah!! Akan ku belikannnn!!! Gomawo Leo ya!!”

Cupp

Sebelum aku dapat berpikir, sesuatu yang hangat menempel di pipiku. Aku bisa merasakan ada sesuatu yang hangat menyelusup di dada ku, membuat jantungku berdebar. Kenapa aku bisa begini? Yeoja di depan ku hanya mencium pipi ku kan? Sudah banyak manusia di bumi ini yang mencium pipiku tapi baru kali ini aku merasa aneh seperti saat ini!

“Waaahhh… muka mu merah… kau malu yah Leo~ah? Hahahhaha”

“Aku kedinginan, aku mau bobo” aku mengambil selimut dan menariknya ke arah kamar Shin “permintaan lainnya aku mau tidur sendiri di kamar, sendiri!, kau tidur di sofa, awas yaa kalau kau ke kamar!”

BRAKK..

Aku menutup pintu dan langsung merebahkan tubuh kecilku ke kasur Shin, sial, wangi kasur ini sama dengan wangi parfum Shin. Tanpa sadar aku memegang pipi ku yang dicium oleh Shin tadi.

“YAA~~ LEOO!!! Panggil aku NOONA!!”

“Cih…” aku menutup telingaku sambil menggelengkan kepala mencoba mengenyahkan Shin yang sepertinya berputar-putar di kepalaku, dan untunglah pada akhirnya aku bisa masuk ke alam tidur.

================Still Zelo PoV================

@06.00 KST

Matahari pagi menyelinap ke sela gorden yang sedikit terbuka, tepat ke arah mataku yang masih terpejam. Membuatku berbalik untuk menghindar karena silau, dan saat itu juga aku merasakan ada sesuatu yang hangat yang aku sentuh, apa ini…? Aku membuka mataku yang masih mengantuk sedikit, ah…tanganku hanya sedang menyentuh pipi Shin yang sedang tidur, mata ku pun tertutup lagi.

Ehhhhh……………..JJAMKAMAN??!!

WAJAH SHIN??

Aku langsung terbangun, sejak kapan yeoja ini tidur di kasur ini? Bukan kah sudah aku bilang untuk tidur di kasur? Hahh…. harusnya aku tahu, dia kan menganggapku anak kecil. Ntah mengapa aku tersenyum menatap wajah Shin yang tertidur, tapi tidak lama karena …

“Hmmm……..Leo yahh, kau sudah bangun…” Shin terbangun dan entah mengapa sepertinya dia sangat terkejut melihatku “KYAAAA!!!!!!! PERVERT!!!!!”

BRUKK BRAK BRUKKKK … TRANG DUAKK (?)

Aku bisa merasakan tubuhku dihujani bantal lalu terjatuh ke lantai yang dingin, tapi yeoja ini masih kayak kesurupan terus berusaha memukulku.

“SHIN,..eh NOONA TENANG..EHH…”

“SIAPA KAU?!?!!! PERVERT!!!!”

“SIAPA? AKU LE~….O” aku terbengong menatap pantulan wajahku di cermin lemari di depanky, aku…sudah kembali ke sosokku semula?

“JANGAN NGAKU-NGAKU YAH! LEO ITU BOCAH!!”

BUKK

Sesuatu yang keras menghantam kepalaku, membuatku tak ingat apa-apa.

=============Zelo PoV end=============

============Shin Young PoV============

@Gerbang sekolah

“Jadi benar kau ini Leo?” aku sekali lagi mendongak untuk bertanya pada namja jangkung, berwajah tirus dan berambut pirang di hadapan ku. Aku masih tidak percaya kalau sebenarnya Leo adalah seorang namja bernama Zelo yang seumur dengan ku. Pantas saja tingkahnya Leo tidak seperti anak kecil pada umumnya.

“Kau masih menanyakan itu? Lihat ini… ini benjol waktu tubuh kecilku jatuh tersandung kabel, dan ini karena penggaris besi yang kau pukul” Zelo dengan agak kesal menunjukkan luka di balik topinya, ya mana aku tidak memukulnya pake penggaris besi? Waktu aku bangun, disampingku ada namja yang tidak pake baju. Itu reaksi yang sangat wajar kan? Dan lebih bingung lagi pas aku lihat bajunya Leo sudah sobek sobek, tapi tentunya bajuku masih utuh melekat di tubuhku, kalau tidakk… mungkin namja ini sudah kuseret ke polisi.

“Nee… mian…. “ aku menatap Zelo yang duduk di motorku, tadi aku janji membiarkan dia membawa motorku selama aku sekolah, lagian tidak mungkin kan sekarang dia ke preschool?

“kau yakin tidak tau caranya kembali jadi leo? Maksudku kalau ayahku bertanya…”

“Mana kutahu, sudah lah sana masuk aku….” aku tak mendengarkan kata-kata Zelo karena mataku tak sengaja bertatapan dengan Minwoo, mantan namjachinguku. Dia menatapku dan Zelo bergantian dengan wajah tidak suka. Aku putus dengannya karena dia selingkuh dengan temanku dan juga sebenarnya aku tidak pernah benar-benar menyukainya, tapi setelah putus dia malah minta aku balikkan.

Dan tanpa aku sangka, Min woo berjalan ke arah kami!

“Sandy, siapa dia?”

“Dia…” aku melirik ke arah Zelo yang sekarang sudah memperhatikan Min woo, baiklah mungkin bocah ini ada gunanya juga, tanpa pikir panjang aku memeluk tangan kiri Zelo “Dia ini namjachingu ku”

“Haahhh??…awww!!!” aku memelototi sekaligus mencubit Zelo, Zelo berjengit dan menatap tajam ke arahku, tapi hanya beberapa detik karena ekspresi nya tiba-tiba berubah jadi lembut, membuatku speechless “Nee… aku namjachingu nya Shin Young, ngg…. kau mantannya ya?” tebak Zelo, bingo!

Zelo dan Min woo, wahh… aku baru menyadari kalau Zelo itu sangat tinggi sampai membuat Minwoo harus mendongak, aku memperhatikan Min woo menatapku dan Zelo

“Nee.. aku mantannya, selamat Sandy kau sudah mendapat penggantiku” Min woo tersenyum kecut, membuatku agak sedikit bersalah. Sebenarnya aku tahu, Minwoo hanya pura-pura selingkuh untuk membuatku cemburu karena dia merasa selama ini aku terlalu cuek padanya, tapi aku malah menggunakan alasan itu untuk putus dengannya.

“Gomawo Min woo ~ah…”

“Baiklah….aku duluan…” Min woo hendak beranjak, tapi sebelumnya dia melihat ke arah ku lagi “kau pasti benar-benar menyukai dia yah, kau mengijinkannya memanggilmu dengan nama aslimu”

“Ehh…”

“Apa maksudnya Shin?” tanya Zelo, aku hanya menggeleng. Aku baru sadar kalau Zelo ataupun dia dalam wujud Leo memanggilku dengan sebutan ‘shin’, tapi ntah aku tetap merasa nyaman. Apa karena aku mulai menganggapnya sebagai teman?

“Woyy Shin! Sudah bel!”teriak Zelo di telingaku, membuatku berjengit

“IYAAA IYAAA!!AKU PERGI!!!!” Aku berlari ke dalam sekolah, dan tanpa sadar membalas lambaian tangannya

“LANGSUNG PULANG OK! KAU SUDAH JANJI TRAKTIR!!”

================Shin Young Pov end=============

=================Zelo PoV================

@Ca’teliar Cafe

Pulang Sekolah

“Kau benar-benar suka strawberry yah?”

“Wae? Kau tidak suka?” jawab ku, sambil menyambar strawberry di mangkuk es Shin Young, membuat gadis itu melotot ke arahku, tapi aku tidak peduli dan tetap memakan strawberrynya.

“Dasar bocah!” sunggut gadis di hadapanku, tapi tak lama kemudian dia malah tertawa kecil

“Wae? Sekarang apa lagi?” tanya ku bingung, aneh… yeoja ini mulai tertawa padahal aku pikir tidak ada yang lucu.

“Kau benar-benar seperti anak kecil Zelo~ah….nih AAAA….” ejek Shin sambil menusuk sebuah strawberry yang kelihatan menggiurkan dengan garpunya, lalu menyodorkan ke arahku. Aku tahu dia mau mempermainkan aku, maka aku pegang saja tangannya dan memakan strawberrynya.

“Mashita..nyamm nyamm…”

“Dasar kau ini!” Shin terlihat kesal, tapi kemudian dia tersenyum masih melihatku memakan es krim. Es krim nya sudah habis karena dia memesan porsi single, sedangkan aku yang tak mau membuang kesempatan masih memakan es krim porsi triple ku.

“Wae? Kau mau?” tawar ku agak ragu,  berpura-pura masih fokus dengan es krim ku, jujur lama-lama rasanya gerah juga diliatin terus.

“Anni… aku sudah kenyang, ngg… Zelo~ah..kau sudah berapa lama di dunia ini?”

“Sebulan” jawabku ringan sambil menyendokkan es krim ku, eh..aku baru sadar bahwa setelah satu bulan ini aku baru merasakan bebas di bumi ini.

Srett….

“A…apa yang kau lakukan?” aku membeku ketika Shin mengelap mulutku yang baru kusadari  belepotan es krim”Ohh ahh… gomawo”

“Mian… aku memanfaatkan mu” Kata Shin pelan, tapi cukup jelas sehingga aku bisa mendengarnya

“Mwoya?”

“Tadi aku mengaku kalau kau namjachinguku dan lagi…” Shin melihat ke sekeliling, aku mengikuti arah pandangannya dan kaget sendiri menyadari beberapa orang memandangi kami “seperti nya orang-orang menganggapku dan kau berpacaran, eh kau tahu kan ‘pacaran’?”

“Tentu saja aku tahu, dunia ku dan bumi ini tak jauh beda kok” jawabku ringan, tapi ntahlah aku tidak masalah orang-orang ini menganggap ku pacaran dengan Shin “sudahlah tidak usah dipikirkan pendapat mereka, eh… kau mau kan es krimnya, buka mulutnya…AAAA”

“Hmm .. AA…” Shin akhirnya membuka mulutnya, aku tersenyum jahil “YAA! ZELO~AH!”

“Nyammm….Aww!! Appo tau!” Shin menjitak kepalaku kali ini begitu sseendok penuh es krim yang aku tunjukkan padanya berbalik dan sukses mendarat di mulutku. Shin memasang muka kesal, dan akhirnya agar dia tidak cemberut lagi aku menyuapinya es krim ku sampai habis, jadi ini siapa yang kayak anak kecil sekarang?

“Zelo, udah ini ke bioskop yu!”

Aku memutarkan kepalaku, teringat film yang ingin ku tonton “Baiklah… traktir ya noona!”

“Cih kau ini aneh, pengen traktir baru panggil aku ‘noona”

“Kau yang aneh, sudah tahu kita seumur pengen dipanggil noona” balasku tak mau kalah, dan diakhir kami hanya tertawa, ternyata kami memang mirip. Mungkin terlihat dingin di luar, tapi begitu kami saling mengenal kami bisa saling mencairkan (?) ^.^

=================Zelo PoV end=============

================Shin PoV================

@Bioskop

“Yahhh.. coba kau anak-anak, pasti dapat tiket harga anak-anak” kataku setelah membeli tiket film action, tinggal 5 menit lagi sebelum filmnya dimulai. Tapi tidak masalah karena sebelumnya juga kami sudah membeli popcorn dan cola, bahkan Zelo sampai menyelundupkan es krim strawberry di tasnya, dasar maniak strawberry -___-“

“Tapi kalau aku anak-anak, pasti ga boleh nonton film ini” jawab Zelo riang sambil membawa minuman dan popcorn kami, aku langsung menjulurkan lidahku “Ayo masuk kiddie, ikuti noona yah, jangan sampai kau tersesat”

“Ckk..aku bukan kid!” runggut Zelo, tapi aku tidak peduli dan mendorong tubuh jangkungnya ke dalam bioskop yang sudah gelap, sepertinya film benar-benar hampir dimulai. Aku mencari petugas bioskop, tapi mereka tak ada dimanapun, maka aku pun menyalakan senter hp. Dan mulai menuruni tangga mencari kursi kami.

“Shin…” bisik Zelo dibelakangku, terdengar kebingungan. Aku bisa merasakan ujung bajuku dipegang olehnya“Aku…”

“Wae? Kau takut tersandung? Atau takut gelap? Jjamkam, aku sedang mencari kursi kita”

“Bukan itu..aku…”

“Mwoya?” kataku agak kesal, berbalik dan mengarahkan senter hp ku ke arah Zelo. Tapi yang kudapati adalah anak kecil yang tak lain adalah Leo dengan baju kedodoran-bajunya Zelo!! Mataku membesar, ini tidak mungkin kan???

“Shin…sepertinya aku kembali menjadi leo, eothokkhe??”

=============tbc==============

Advertisements