Tags

, , , , , ,

Title                : Secret Wish Part 3

Author             :keymi aka Kunang annalitha and Azumi Aozora

Main Cast        : Kim Mi Young, Kim Min Ah,Lee Tae Min, Jo Kwang Min, Jo Young Min

Support Cast   : Yesung,  Kyuhyun, Seung Ho (MBLAQ)  dll

Length             : sequel

Genre              : Family, romance, life, friendship,

Rating              : PG-15

Backsound(?)  : Don’t touch my girl by Boyfriend

Summary        : Kim Mi Young dan Kim Min Ah adalah 2 yeoja yang jadi idola di Anyang High School. Mereka berdua sama-sama cantik dan berprestasi, tapi dalam diri mereka, mereka tidak puas dengan keadaan diri mereka. Min Ah dan Mi Young terlihat saling membenci satu sama lain, tapi dalam lubuk hati mereka sebenarnya mereka iri dan ingin bertukar posisi. Bagaimana kalau keinginan mereka terkabul? Check out! ^,^

 cover FF - Copy

Resume part 2 :

Mi Young dan Min Ah akhirnya bertukar tubuh, kedua yeoja itu asyik menjalani kehidupan yang sebelumnya mereka dambakan. Mi Young yang berada dalam tubuh Min Ah dapat bermain musik dengan puas, sedangkan Min Ah yang berada dalam tubuh Mi Young bisa kembali belajar eksak yang memang dia gemari. Tanpa mereka sadari, orang-orang di sekitar mereka mulai curiga, bukan hanya Jo twins tapi juga orang-orang yang mungkin bisa mencelakai Mi Young dan Min ah! Dan sekarang tampaknya oppa kandung Min Ah juga mulai curiga!

Prev Part

=========Author PoV============

Dengan ragu, Mi Young pun berjalan mendekati Jae Joong. “Oppa.., aku kangen sekali pada Oppa.” Kata Mi Young, dengan nada bicara Min Ah. Mi Young pun menarik kursi dan duduk. Mi Young meraih segelas susu cokelat, lalu meminumnya sedikit.

Kim Jae Joong menoleh, untuk pertama kalinya ia menatap mata Mi Young secara langsung. Mereka berdua sama-sama terdiam. Kemudian….

“Siapa kau?” Tanya Jae Joong. Wajahnya datar, tanpa ekspresi.

Mi Young membelalakkan matanya. ‘Huwaaaahhhhh…, bagaimana ini???? Masa aku langsung ketahuan?????!!!!!!!!!’ Kata Mi Young dalam hati.

Jae Joong menatap Mi Young lekat-lekat. “Siapa kau?” tanyanya sekali lagi.

============Author Pov end========

New Part

Third Secret by Kunang

==============Kim Mi Young PoV (in Min Ah’s body)===========

“Siapa kau?” Tanya Jae Joong oppa padaku, membuat mataku terbelalak. Takut-takut kuperhatikan wajahnya  yang datar, tanpa ekspresi.

‘Huwaaaahhhhh…, bagaimana ini???? Masa aku langsung ketahuan?????!!!!!!!!!’ Pikirku sambil memelintir rambutku, tapi mau dipelintir beberapa kali tetap saja rambut ini lurus, haduhh kenapa aku malah memikirkan rambut??

Jae Joong oppa menatapku lekat-lekat. “Siapa kau?” tanyanya sekali lagi. Berpikir Mi Young!! Berpikiiiiiiirrrr!!! Jangan sampai dia tahu kalau aku bukan Min Ah!

“A.. aku… a…aku… tentu saja aku dongsaengmu….” kataku hati-hati, apakah jawabanku salah? Apa selanjutnya dia akan menginterogasiku? Sepertinya dia tipe yang bisa membuatku menyesal seumur hidup karena telah membohonginya.

Jae Joong oppa menatapku tak berkedip kemudian tanpa aku duga, dia mulai tertawa terbahak-bahak “hahahhahahhaa….. tentu saja,, tentu saja kalau kau adalah dongsaengku, aku adalah oppa mu yang paling tampan, aku sama sekali tak menyangka kau akan menjawab seperti itu hahahhahha….tapi memang benar, aku kan lawanmu terutama dulu, kau sering marah padaku karena aku merebut mainanmu”

“Haaahhhhh???” aku bengong tak mengerti melihat Jae oppa yang tiba-tiba tertawa, dan kemudian hp ku –tepatnya handphone Min Ah- berbunyi, ketika aku melihat nama yang memanggilnya, aku langsung berdiri dari kursi “Oppa.. sebentar aku ada telpon”

“Nee…. arra….” jawab Jae Joong oppa sambil beranjak ke dapur, dia masih terlihat belum puas tertawa. Apa jawabanku tadi menggelikan? Aneh.

“Yoboseyo, Ya!!! Min—-“

“Shtt…. kau lupa?! Jangan sebut namaku! Sekarang aku adalah kau” jawab suara yang sangat kukenal –suaraku- yang sekarang bukan milikku lagi, sampai sekarang pun aku masih terkejut kalau tiba-tiba mendengar suaraku yang memang merdu itu hehe…

“Ahhh….. arra! Ya! kau tahu tidak aku tadi berusaha menelponmu! Tadi oppa mu itu…” Aku pun menceritakan seluruh kejadian dengan Jae Joong oppa tadi kepada Min Ah, tapi Min Ah malah tertawa kecil. Ternyata oppa sama dongsaengnya sama saja “Kau dan oppamu sama saja! Menertawakanku seperti itu…T.T”

“Mian… hahahha mian…itu hanya games antara aku dan Jae oppa” jawab Min Ah, games? Aku yang sebenarnya masih ingin bicara, bersabar menunggu Min Ah melanjutkan penjelasannya “Aku dan Jae Joong oppa sangat suka cerita-cerita fiksi dan bermain games konyol seperti itu, jadi kalau dia bertanya padaku ‘siapa kau’ misalnya aku akan menjawab ‘Harry Potter’ lalu aku bertanya padanya ‘Lalu siapa kau’, nah Jae Joong oppa harus menjawab ‘Lord Voldemort’ nama lawan dari Harry Potter, arrachi?”

“Engg…..” aku berusaha mencerna kata-kata Min Ah, untungnya dia menjelaskannya perlahan. Sepertinya aku cukup paham.

“Yaa… jangan bilang kau belum mengerti?!”

“Aku mengerti kok! Memangnya aku pabo?! Kau belum tahu saja kalau aku itu sebenarnya jenius” kataku dengan suara lebih kecil karena dapat kulihat Jae Joong oppa sudah kembali dari dapur “Wahhh… sepertinya oppa mu jago masak yah… aku tutup sekarang yah…. o ya… akhtifkan instant message mu! kalau oppa mu nanya lagi, aku bisa minta jawabanmu”

“Ah… nee….Mi…” belum sempat Min Ah melanjutkan kata-katanya, aku mematikan ponsel dan kembali berjalan ke arah meja makan. Seenggaknya ada satu nama yang bisa aku jawab kalau Jae Joong oppa bertanya ‘siapa aku’ lagi, aku akan langsung menjawab ‘Harry Potter’ hahhahaha… aku memang jenius!

========================Mi Young Pov end=================

=========================Kwang Min PoV==================

Aku menatap jam tanganku, masih jam setengah 7, aku dapat membayangkan Mi Young pasti sekarang masih berusaha dibangunkan oleh Nyonya Yoo –Kepala pelayan nya- untuk ke sekolah. Tapi begitu aku melihat layar handphone ku dan melihat fotonya bersama diriku dan beberapa teman sekelas kami, aku kembali merasa tidak bersemangat. Senyum dan tawa lebarnya itu entah sejak kapan menghilang—atau tidak pernah sama lagi. Akhirnya aku hanya menggeleng perlahan, mungkin itu cuman perasaanku saja. Aku pun memasukkan ponselku lalu ketika keluar rumah aku mendapati Young Min masih duduk dan main psp, tumben sekali, biasanya jam segini dia sudah berangkat.

“Young Min… kenapa kau malah main PSP? Bukannya biasanya kau selalu ribut bilang Min Ah bisa menjuteki mu seharian kalau kau telat menjemputnya?” tanyaku sambil memakai sepatu.

“dia diantar oleh oppanya, Jae Joong hyung” jawab Young Min datar, sepertinya dia jadi aneh. Kembaran ku ini sepertinya dari kemarin kesal dan cemas akan sesuatu hal, yang jelas dia jadi aneh. Tapi…. rasanya aku bisa mengerti, karena aku juga merasakan hal yang sama. “Kau tahu… Min Ah beberapa hari ini selalu saja bangun telat, bukan masalah besar sih karena kami tidak masalah kalau telat, tapi tetap saja….”

“Jinjja? Mi Young malah beberapa hari ini tidak pernah bangun telat” Kataku spontan, Young Min yang asalnya bersandar di kursi langsung duduk tegak menatapku “Padahal biasanya ketika aku ke rumahnya dia masih sibuk mandi atau bahkan baru bangun”

Aku dan Young Min terdiam, benar.. kali ini memang ada yang aneh pada Mi Young dan Min Ah, atau hanya pikiranku saja? Mungkin saja Mi Young sedang berusaha menjadi siswa yang lebih pintar dan disiplin, ya… kali ini mungkin itu penjelasannya. Dengan agak tidak puas, aku berdiri “Kalau begitu aku pergi dulu, kalau aku membuatnya telat padahal dia sudah siap, dia akan menggelitiku sampai mati, atau itu yang akan dia lakukan kalau dia masih seperti Mi Young yang biasanya”

======================Kwang Min pov end========

=======================Author PoV================

***Ruang Piket, Anyang High School***

Seorang namja tampan dan tinggi memperhatikan namja muda yang duduk persis di depannya sejenak, kemudian dia mengalihkan pandangannya dan menatap yeoja yang duduk disamping namja muda itu lekat-lekat.

“Aku kira kalian sudah bertobat untuk tidak telat, tapi rupanya itu hanya bertahan beberapa hari ya Jo Kwang Min dan Kim Mi…..” Namja jangkung itu sengaja menggantungkan kata-katanya sambil menatap Mi Young –yang sebenarnya berjiwa Min Ah- lekat-lekat, Min Ah menyadari ada yang tidak beres dengan songsaengnya yang terlihat evil ini! Mana sekarang Min Ah bisa merasakan Kwang Min menatapnya, Jangan bilang kalau songsaengnya…”tentunya kau Kim Mi Young?”

“Ini semua salahku, Kyuhyun seonsaeng” jawab Kwang Min tersenyum pada Mi Young singkat dan kembali menatap gurunya itu, namja itu bisa merasakan kalau Mi Young kebingungan.

“Aku telat menjemputnya, padahal dia sudah siap berangkat bahkan sebelum aku sampai ke rumahnya” tambah Kwang Min, ya dia memang tadi sengaja berputar-putar dulu sekitar kompleks rumahnya sebelum menjemput Mi Young. Namja itu penasaran apa reaksi Mi Young kalau Kwang Min telat menjemputnya, dan reaksi Mi Young membuat namja itu kecewa. Mi Young sama sekali tidak mengomelinya ataupun menggelitikinya, tapi hanya tersenyum memaklumi dan tidak berbicara pada Kwang Min.

Tidak berbicara? Ketika Kwang Min pikirkan lagi memang beberapa hari ini Mi Young tidak banyak berbicara padanya. Mi Young memang masih berbicara padanya tapi tidak seperti biasanya, dia jadi lebih pendiam dan ketika tertawa pun seperti dibuat buat. Namja itu merindukan tawa lepas khas yang hanya dimiliki Mi Young, tapi yang anehnya Kwang Min  kemarin melihat Min Ah tertawa lepas ketika melewati musical class. Baru kali ini namja tampan itu melihat Min Ah tertawa dengan cara yang sama seperti Mi Young.

“Sepertinya ada yang kau pikirkan Jo Kwang Min? Dan hal itu tidak ada hubungannya dengan ketelatan kalian hari ini kan?” pertanyaan Kyu Hyun sonsaeng membuat Kwang Min membeku, dia merasa sonsaeng nya yang sedang tersenyum evil ini bisa membaca pikirannya. Belum sempat Kwang Min berpikir apa yang harus dijawabnya, Kyu Hyun sonsaeng menyodorkan  selembar daftar pada mereka. “Kalian, tulis dan hafalkan nama 150 tanaman di kebun botani, nanti aku akan tes apa kalian hafal atau tidak”

“150?” Kwang Min terbelalak, dia sangat tahu 50 saja Mi Young kesulitan setengah mati apalagi 150??. Tapi di luar dugaan, Kyu Hyun malah tersenyum menantang sambil menatap Mi Young.

“Mungkin sebelumya memang tidak mungkin, tapi kalau sekarang…. kau pasti bisa kan hmm…Kim Mi Young?”

Kwang Min merasa bukan hanya Young Min, Mi Young dan Min Ah yang aneh. Ternyata Kyu Hyun songsaengnim juga!

=====================Author PoV end==================

=================Mi Young PoV (on Min Ah’s body)=======

@Musical Class

9.00 am

Kalian bisa bayangkan??!! di depanku sekarang Yang Seung Ho songsaengnim, yang merupakan ‘legenda’ ketika bersekolah di Anyang High School menjadi guruku! Bagaimana dia tidak jadi legenda? Dia selalu menjadi class representative dari elementary school sampai Senior High dan juga School rep, belum lagi kemampuan memainkan pianonya yang melegenda. Dan sekarang dia memainkan karya Chopin di depanku! Tuhan, jari-jari lentiknya itu dengan cepat dan akurat menekan setiap nada, pantas saja dia dijuluki Yang Chopin! Guruku yang satu ini sempurna! Yah~ walau dia memiliki kelemahan yang membuatnya banyak disegani orang-orang, itu adalah tatapannya yang dapat membuat orang merasa terintimidasi. Tapi aku justru suka, itu membuatnya lebih keren!

“Lagi lagi kau memperhatikan dia berlebihan seperti itu, kalau memainkan yang begitu saja, aku juga bisa!” ucap namja yang duduk disampingku, dengan segera aku mencubit perutnya. “yaa… apa yang kau lakukan? Mencoba menggelitiku?”

“diam kau Jo Kwang….” aku bengong menyadari aku salah ucap, langsung saja aku menatapnya dan berusaha berlaku seperti Min Ah. Ya.. tentunya Min Ah tidak akan tertarik pada Seung Ho sonsaeng dan lagi Young Min sepertinya tidak seperti Kwang Min yang sensitif kalau perutnya kucubit atau kugelitiki

“Mwoya?”

“Maksudku Young Min, eh… aku tak tertarik kok dengan Seung Ho sonsaeng, aku biasa saja!.. yaa~~ kenapa kau malah menatapku seperti itu?”

“Anniya….” aku bisa merasakan Young Min tidak puas dengan jawabanku, ah… rasanya aku harus lebih hati-hati. Bisa gawat kalau ada yang tahu rahasiaku dan Min Ah. Kami berdua harus bisa menjaga rahasia ini sebab kalau tidak… yang jelas aku tak mau memikirkannya! Terlalu menyeramkan!

“Lalu sekarang siapa yang mau mendemonstrasikan lagu yang tadi saya mainkan?” tanya Yang Chopin pada seluruh kelas. Dapat kulihat teman-teman sekelasku mulai melirik lirik teman sekitarnya, ya wajar saja yang dimainkan Yang Chopin tadi termasuk karya Chopin yang sangat sulit dimainkan. Tidak, aku tidak boleh memainkannya lagu itu di depan kelas, Young Min akan lebih curiga. Sudah cukup Kwang Min curiga ketika kemarin aku berhasil memainkan lagu Chopin-Waltz op 64 in c sharp minor, padahal aku sudah mencoba membuat satu atau dua kesalahan, tapi sepertinya permainan Min Ah memang parah sehingga permainanku yang asal-asalan masih dianggap terlalu bagus bagi seorang Kim Min Ah-.-.

“Hmmm tidak ada ya? apa lebih baik aku pilih sendiri?” aku bisa merasakan sekarang Seung Ho songsaeng menatap satu persatu siswanya yang berjumlah 25 orang, ketika mata coklatnya itu hendak menatapku aku langsung memalingkan mukaku “Sepertinya kali ini sekali lagi Kim Min Ah akan menunjukkan pada kita peningkatannya pada kita semua, kajja!”

“Haaahhh….aku?? hajiman?” aku benar-benar bingung, apa yang harus kulakukan sekarang? Berpura-pura bermain jelek lagi? Atau bagaimana? Rasanya hampir tak mungkin aku sengaja bermain buruk, aku sangat menyukai lagu ini!

“Sudaahhh….. kau harus percaya diri Min Ah!” Min Woo yang duduk di belakangku malah mendorongku untuk maju ke depan, ke arah grand piano. Seung ho songsaeng juga menatapku dengan tatapan mengintimidasinya seolah-olah aku pasti akan sangat menyesal kalau tidak mau memainkan lagu ini.

“Baiklah…” akhirnya perlahan aku berjalan ke arah grand piano dan duduk di kursinya. Sejenak aku memejamkan mataku, mengingat kembali saat-saat aku diajarkan lagu ini oleh Jong Hyun oppa, rasanya sangat menyenangkan. Ah… seperti yang aku duga, aku tidak bisa memainkan lagu ini main-main.

“Ting…..”dentingan piano terdengar di telingaku, jelas sekali suaranya jernih… dan aku pun mulai memainkannya.

=====================Mi Young PoV (on Min Ah’s body) end==================

===================Author PoV==============================

@Depan kelas 2 Regular Class

“Mi Young, kau benar-benar mendapatkan nilai 100??” Kwang Min menatap kertas ulangan Mi Young dengan wajah tak percaya, lalu menatap yeoja itu bingung. Mi Young –yang berjiwa Min Ah- juga bingung, tapi untung saja Min Ah berusaha dan berhasil meniru tulisan tangan Mi Young.

“Hahahhahahhahhaha…. “ Min Ah berusaha tertawa seperti Mi Young, tapi tetap saja ditelinganya terdengar aneh “aku hanya sedang beruntung, kau lihat kan? tadi aku tidak benar-benar bisa menghafal 150 nama latin”

“Benar… kau bisa menghafal kurang dari 100 nama, tepatnya 89 nama…”

“Hahahhahaa…. nee… aku kan memang tak sepintar kau” ucap Min Ah dengan nada suara Mi Young sambil menatap kemana saja selain menatap Kwang Min. Rasanya Kwang Min bisa membaca pikirannya, sama seperti guru evilnya tadi. Sepertinya Min Ah harus cepat bertemu Mi Young untuk mengatur strategi agar mereka tidak dicurigai.

“Tapi biasanya menghafalkan sampai 50 juga kau kesulitan…” kata Kwang Min pelan, seperti pada dirinya sendiri.

“Heoh?” Min Ah tidak benar-benar jelas mendengarkan apa yang Kwang Min tadi ucapkan

“Ah,,,anniya,,,Lihat sini!” Kwang Min tiba-tiba memegang wajah Mi Young dengan kedua tangannya, membuat wajah yeoja itu menghadapnya. Kontan saja Min Ah bingung apa yang harus dilakukannya? mana sekarang Kwang Min menatap wajahnya lekat-lekat.

“M..mwo?” ucap Mi Young *berjiwa Min Ah* gugup, Kwang Min juga malah menoleh ke arah lainnya sebelum menatapnya lagi, dia berbicara pelan pada dirinya sendiri sehingga Min Ah tak dapat mendengarnya.

“Kenapa aku jadi gugup begini hanya gara-gara memegang wajahnya?”

“Heoh?” wajah Mi Young terlihat bingung, tapi Kwang Min hanya menggeleng

“Ini… Mi Young” kata Kwang Min sambil memegang pipi Min Ah -yah well maksudnya pipi Mi Young yang ada lesung pipinya-,  tapi Min Ah bingung apa sih maksud dari perbuatan Kwang Min? Dan sekarang namja berambut hitam itu juga memegang rambut ikal Mi Young yang tergerai, ahhh Min Ah benar-benar berharap siapapun dapat menyelamatkannya!! Kwang Min jadi benar-benar aneh!

“Ini juga Mi Young, lalu…”

“YAA!! APA YANG KAU LAKUKAN!?!” Suara yang sangat Min Ah kenal-suaranya- membuat Kwang Min spontan melepaskan tangannya yang masih memegang rambut ikal Mi Young.

“Min Ah?” dan benar saja sosok Min Ah entah sejak kapan sudah ada dihadapan mereka. Jelas sekali yeoja itu terlihat kesal.

“Berani-beraninya kau memegang wajah dan rambut ikal Mi Young seperti itu!” ucap Min Ah *yang berjiwa Mi Young*  kesal ke arah Kwang Min, hal ini tentu saja membuat Min Ah yang asli kebingungan melihat sosoknya yang tiba-tiba marah-marah seperti itu.

“Shttt…. Min Ah, sebaiknya kita pergi… mian Kwang Min aku ada urusan dengan Min Ah” Sosok Mi Young berusaha menarik Min Ah yang kelihatan masih kesal, tapi tetap saja Min Ah *yang berjiwa Mi Young* masih sempat mencubit perut Kwang Min hingga namja itu menunduk kesakitan.

“Itu sedikit hukuman dariku Minnie!”

“Mian Kwang Min, aku memberi tahu Min Ah kalau kau paling tak tahan di cubit atau digelitiki”kata sosok Mi Young yang akhirnya berhasil membuat sosok Min Ah tenang kembali dan mengingat posisinya. Kedua yeoja itu pun meninggalkan Kwang Min, dan tak berapa lama Young Min yang sedang lewat regular class melihat saudara kembarnya itu menyandar sambil memegang perutnya.

“Hahaahhhha… wae? Biar kutebak, Mi Young mencubit atau menggelitiki mu lagi kan?” tebak Young Min sambil duduk di samping saudara kembarnya yang terlihat masih shock.  Kwang Min menggeleng kan kepalanya.

“Hah? Bukan Mi Young?”

“Min Ah… Min Ah yang mencubit perutku, kau tahu kan kalau perut depanku lebih sensitif di banding perut sampingku, tadi Min Ah terlihat marah aku menyentuh wajah Mi Young dan dia mencubit perut depanku. Aku jadi teringat, Mi Young hanya mencubit perut depanku apabila dia sedang sangat kesal denganku”

“Eh… tapi kenapa kau memegang wajahnya? Hwa!! Jangan bilang kau mencoba menciumnya, atau kau benar-benar menciumnya?”

“Naega michesseo!!! Kau tahu aku tidak akan berani berbuat seperti itu…” kata Kwang Min kesal, tapi saudara kembarnya itu malah tersenyum mesem mesem “Sudah! Jangan dibahas lagi! Aku sedang bingung”

Young Min terdiam sesaat “sebenarnya tadi ketika jam pelajaran Min Ah juga mencubit perutku dan hampir saja salah menyebut namaku, dia bilang ‘Jo Kwang….’ ige mwoya? Apa sebenarnya mereka sedang mengerjai kita? Jangan-jangan mereka pura-pura bertukar kepribadian dan membuat kita berdua bingung”

“Hajiman…. “ Kwang Min memang sudah memikirkan kemungkinan itu, tapi rasanya tidak mungkin. Walaupun berusaha sekeras apapun, Kwang Min yakin dalam waktu singkat tidak mungkin Mi Young bisa berubah seperti itu apalagi mendapat nilai fisika 100. Tapi melihat Young Min begitu percaya dengan hipotesisnya, dia akhirnya menganguk.

“Ah… begini saja!” ucap Young Min tiba-tiba sambil menepuk tangannya sekali  “Mereka bisa bertukar keprbadian, tapi untuk membuktikannya, bukankah kita bisa bertukar posisi?”

Ucapan Young Min membuat mata namja itu terbelalak, dia langsung tahu apa yang dimaksud Young Min “Kita memang bisa karena wajah kita sama, tapi …”

“Sippp!! Sudah diputuskan! Mulai besok, jangan aku ada ujian piano besok, lusa saja, kau adalah Jo Young Min yang tampan dan jago main gitar lalu aku adalah Jo Kwang Min, dongsaeng Young Min yang manis dan pintar” putus Young Min seenaknya, membuat Kwang Min resah, ya mereka secara fisik memang mirip, tapi tetap saja ini ide gila!

“Sepertinya aku tidak ada pilihan…” lirih Kwang Min sambil geleng-geleng kepala melihat kembaranya yang bersemangat dan mulai menirukan gaya bicaranya.

====================Author PoV=========================

====================Mi Young PoV (on Min Ah’s body)=============

@Min Ah’s house

22.00 pm

“….. sudah jelas kan Mi Young, mulai besok kau tidak boleh terlalu mencolok ketika bermain musik, terus jangan terlalu akrab dengan namja-namja lain, kau terlalu akrab dengan mereka  lalu…”

“Nee… nee…arraseo Min Ah, kau sudah mengingatku sekitar 10 kali sejak tadi sore, tenang saja!” kataku mencoba bersabar sambil memeluk boneka barbie princess pemberian Jong Hyun oppa ketika aku SMP, boneka ini harus selalu bersamaku! Makanya kemarin aku meminta Min Ah membawakannya hehe..

“Yaaa… kau tahu kan aku hanya tak ingin ada sesuatu yang buruk terjadi, dan lagi… si kembar itu mulai curiga” terang Min Ah, tumben sekali dia secerewet ini, aku jadi merasa diomeli oleh diriku sendiri -_- “Baiklah kalau kau mengerti, lebih baik kau cepat tidur, ingat! Min Ah tidak pernah bangun telat”

“Nee…arra, kau tak usah khawatir, aku sudah menyetel 10 jam weker dan menyuruh nyonya Han membangunkanku dari jam 5… nee…anneyong” pipp…

Aku mematikan telepon dan kemudian aku berguling-guling di kasur Min Ah, kali ini aku sudah mulai terbiasa dengan tempat tidur yang mirip tempat tidur count drakula ini, tapi untuk lukisan mengerikan yang dipajang dekat tempat tidur Min Ah itu, aku masih agak ngeri. Aku berusaha memejamkan mataku, tapi percuma sesuatu membuatku tak bisa tidur ….

Kembali aku teringat kejadian tadi siang ketika jam istirahat, ketika aku mau menemui Min Ah setelah berhasil meloloskan diriku dari Young Min yang sepertinya hari ini terus memperhatikanku, aku melihat sosok diriku bersama Kwang Min. Dan …

Kwang Min memegang wajah dan rambutku!!!!

“Hwaaaaa!!” aku langsung menyambar guling dan remote AC, langsung saja aku turunkan temperaturnya, kenapa rasanya wajahku panas sekali?? Memang kenapa kalau Kwang Min memegang wajahku? ehh…. itu bukan wajahku lagi, tapi tetap saja!!! aku pun kembali bergulingan sampai akhirnya aku meniduri komik Hwang Mi Ree yang lupa mau aku baca, langung saja aku aku sambar komik itu dan aku baca.

“Ommo!!! Ternyata namja tampan yang jadi musuh Hyun Saeng oppa *karakter di komik*, namanya Lee Taemin? Hwaa…… ternyata Tae Min disini tak kalah tampan dengan Taemin sunbae, ah sayang dia jahat” pikirku kecewa, tapi kemudian ketika aku membayangkan wajah school rep ku itu aku langsung tersenyum.

“Tentunya Tae Min sunbae adalah namja yang sempurna, tidak mungkin dia jahat”

=====================Still Mi Young PoV============

Keesokkan harinya

@Depan Musical Class, Anyang High School

“Akhirnyaa…. aku dapat melihat Taemin sunbae” kataku sambil mengintip ke arah kelas special, kelas Taemin sunbae. Ya memang School rep kami itu masuk ke kelas Special yang khusus ada di kelas 3. Kelas khusus yang beranggotakan hanya 5 orang ini khusus untuk siswa paling berprestasi. Taemin sunbae tampak lagi sibuk mendiskusikan sesuatu dengan Seung Ho sonsaeng hwaa…. mereka berdua benar-benar seperti pangeran dalam negeri dongeng <3<.<3. Ahh… tapi sayang, tak beberapa lama kemudian Seung Ho sonsaeng pergi ke arah ruang guru dan menghilang dari pandanganku.

Dan tanpa aku duga, Taemin sunbae menyadari kalau aku memperhatikannya! Dengan segera aku menutup wajahku dengan buku musikku, setelah beberapa lama aku memberanikan diri melihat ke arah Taemin sunbae yang sekarang TERSENYUM dan MENGANGUK ke arahku!!! OMMO I’M IN HEAVEN!!

“Min Ah…. Min Ah….. YAA!!! KIM MIN AH!!” seseorang memegang wajahku dan membuatku langsung menoleh ke arah belakang, haduhhh siapa lagi yang mengganggu aku? Rasanya aku seperti baru dibangunkan dari mimpi indah, dan benar saja Jo Young Min menatapku dengan kesal “Ternyata untuk yang satu ini kau masih belum berubah, curi-curi pandang ke arah Tae Min sunbae seperti itu, apa kau tidak malu?”

“Bukan urusanmu! Lagian kapan aku berubah?” aku menoleh kembali ke arah Tae Min sunbae tapi sekarang tampaknya dia malah sibuk membaca buku yang tadi di pegangnya T.T…Aku ingin dia melihatku lagi.

“Sudah waktunya dance class, kajja!! Kita harus segera masuk ke practice room” dengan mudahnya si cerewet ini menarikku lalu mendorong ke arah  ruangan latihan yang tak jauh dari tempatku duduk. Ternyata bukan hanya Kwang Min yang entah mengapa suka kesal kalau aku menyinggung tentang ada Tae Min sunbae, Young Min juga ternyata kesal ketika diriku –yah well Min Ah- memperhatikan Tae Min sunbae, ada apa sih dengan kedua orang itu??

“Dia datang” kataku lesu begitu melihat di kejauhan Shin Dong sonsaeng yang merupakan guru tari kami itu sedang menuju kelas

Yahh…. semoga saja lain kali aku bisa bertatapan dengan Lee Tae Min sunbae lagi T/.\T

=======================Mi Young PoV (In Min Ah’s body) End===============

=====================Author PoV=============================

“Sudah waktunya dance class, kajja!! Kita harus segera ke practice room” ucap Young Min sambil menarik lengan Min Ah, setelah yeoja itu bangun, Young Min pun mendorongnya ke arah kelas. Tapi dia tiba-tiba teringat brosur kompetisi musik yang dia pegang tadi tertinggal di tempatnya duduk, maka namja itu berbalik untuk mengambilnya, tapi…

“Eh….” Young Min terdiam ketika merasakan tatapan tajam seseorang, dan ketika dia melihat ke arah Special class, benar saja Tae Min sedang melihat ke arahnya tanpa ekspresi tapi beberapa detik kemudian Tae Min tersenyum padanya. Entah mengapa senyuman Tae Min membuat Young Min merasa dingin, seolah ada sesuatu yang membuatnya membeku. Young Min tahu jelas itu sama sekali bukan senyuman School representative mereka yang biasanya, tapi..

“YAA!! Jo Young Min! Kalau kau tak masuk sekarang, akan kuanggap kau membolos” suara Shindong sonsaeng di belakangnya membuat Young Min tersentak dan berbalik

“Mian sonsaeng…. tentu saja! aku masuk” jawab Young Min agak panik, dan sekali lagi dia menatap kelas Special tapi tak ada siapapun di luar.

Apa senyuman ‘tak biasa’ Tae Min sunbae hanya pikirannya saja?

====================Still Author PoV====================

~Beberapa saat kemudian~

@Depan Ruang Khusus Vice Headmaster

Seorang namja jangkung, berambut pendek dengan hidung mancung mengetuk pintu ruang wakil kepala sekolah dengan tidak sabar, tapi tidak ada sahutan sama sekali dan ketika ia mencoba membuka pintu ternyata terkunci. Ia sudah tahu kalau di sekolah, wakil kepala sekolahnya itu, Yesung sonsaeng memerintahkannya untuk tidak mendekatinya. Tapi ini darurat!

“Apa yang sedang kau lakukan disitu?” suara dingin seorang namja berambut coklat yang tingginya hanya beberapa cm lebih pendek darinya menyapanya, namja berambut coklat itu menatap dengan tatapan mengintimidasi pada namja yang lebih tinggi“Yesung sonsaeng bersama Eunhyuk sonsaeng sedang ada meeting di luar sekolah, kalau kau ada masalah, katakan saja padaku..aku siap membantu”

Namja yang lebih tinggi itu menatap namja di depannya lekat-lekat, entah mengapa dia merasa tidak dapat mempercayai namja di hadapannya, memang lebih baik saat ini dia tidak mempercayai siapapun. Mungkin saja orang ini juga ‘mereka’ yang dikatakan Yesung sonsaeng , pikirnya.

“Tidak perlu, aku hanya ingin meminta tanda tangannya untuk beberapa berkas”  jawab namja jangkung itu sambil melewati namja yang berambut coklat itu, seketika itu pula namja berambut coklat itu mendengus.

“Aku sedang berpikir….” kata namja berambut coklat itu membuat namja yang lebih jangkung berbalik kembali menghadapnya “sebenarnya kita ini satu tujuan, atau…”

“Atau?”

“Nee… atau kau hanya berpura-pura karena kau adalah salah satu dari ‘mereka’ ?”  jawab namja berambut coklat sambil menatap tajam namja jangkung berambut hitam di depannya.

“Bisa kau jelaskan apa maksudmu, Yang Seung Ho sonsaeng?” tanya namja yang berpostur lebih tinggi, kali ini dia membalas tatapan namja di hadapannya tanpa berkedip.

Namja berambut coklat yang tak lain adalah Seung Ho songsaengnim tersenyum sambil berjalan ke arah namja tinggi, lalu sebelum melewatinya, guru piano itu berbisik perlahan sehingga hanya namja yang lebih tinggi darinya yang dapat mendengarnya “Kau tahu yang aku maksud …”

“YA! MWORAGO?” namja yang lebih tinggi langsung berbalik, tapi Seung Ho malah hanya melambai tanpa berbalik ke arah namja di belakangnya, dan entah sejak kapan menghilang dari koridor ruang guru.

+=======================Author PoV===================

========================Kwang Min PoV =================

@Jo Twins’ house

~Keesokkan harinya~

06.30 pm

Aku menatap pantulan diriku di cermin. Aku dapat melihat pantulan saudara kembarku yang menggunakan seragam sekolah bernuansa merah dengan dasi yang disemat sulaman huruf ‘M’ tanda kelas Musical class.  Lalu rambutnya yang diwarnai pirang, anni!! Anni!! Ini bukan dia, tapi aku! Entah mengapa menyadari hal itu membuatku kecewa.

“WAAAAWW!!! KAU MEMANG TAMPAN SEKALI JO YOUNG MIN!!!”  seru Young Min yang tiba-tiba masuk ke kamarku, dia tidak pernah mengetuk pintu sebelum masuk kesini =.=. tapi ketika melihat saudara kembarku itu, mau tak mau aku agak kaget juga, soalnya beberapa tahun ini rambutku dan Young Min tak pernah sama dan melihat dia dengan gaya rambutku membuatku bagai melihat diriku sendiri, mana sekarang dia menggunakan seragam regular class yang berwarna biru dengan dasi yang disemat sulaman huruf R??

“Dasar pabo! Aku masih berpikir ini ide gila!”

“Ahh… sudah diam saja, kau harus segera menjemput Min Ah! Dia tidak suka telat, atau biasanya dia seperti itu” kata Young Min sambil menarikku keluar rumah. Akh akhirnya dengan agak ragu aku mengambil kunci motor yang disodorkan Young Min. “Tapi ingat Kwang Minnie, jangan macam-macam pada Min Ah, jangan menyentuhnya kalau tak perlu”

“Ahhh… bilang saja ‘Don’t touch my girl’ hehehhe” kekehku, tapi sedetik kemudian aku langsung merangkulnya dan menatapnya tajam-tajam “Dan kau juga, awas kalau kau menyentuh MI Young”

“YAA!! MEMANGNYA AKU TERTARIK PADANYA!!”

“Mollayo~~” aku langsung mengambil helm merah dan duduk di motor sport Young Min “Aku pergi duluan”

Ternyata menggunakan motor menyenangkan juga, bisa dengan cepat melewati kepadatan kendaraan di pagi hari. Karena merasa nyaman, hampir saja aku malah menuju ke rumah Mi Young, tapi untunglah aku sadar dan langsung berbalik menuju ke rumah Min Ah. Tak perlu lebih dari 10 menit, aku sudah sampai di depan rumahnya. Dan seorang yeoja jangkung berambut lurus panjang tersenyum padaku.

“Sudah menunggu lama?” tanyaku sambil melepas helmku, tapi ntah mengapa yeoja dihadapanku ini terlihat terkejut.

“….”

“Wae Min Ah?” aku dapat memperhatikan wajah Min Ah tiba-tiba merah, dan dia pun mundur selangkah, eh… memangnya kenapa denganku? Aku memang menyamar jadi Young Min, tapi tidak mungkin kan aku langsung ketahuan?

“K..kau….”

=========================Kwang Min PoV END======================

=========================Mi Young PoV (on Min Ah’a body)=========

“Sudah menunggu lama?” tanya namja didepanku sambil melepas helmnya, aku yang sudah berusaha mengingatkan diriku agar aku berlaku seperti Min Ah hanya bisa tertegun menatap namja di depanku yang telah melepas helmnya. Bagaimana mungkin? Bagaimana mungkin dia …. dan kenapa sekarang wajahku panas begini?

“…..”

“Wae Min Ah?”

“K…kau..” aku terlalu bingung untuk menjawab pertanyaan namja di depanku, karena yang ada di dalam pikiranku sekarang ….

Kenapa sekarang Kwang Min menyamar jadi Young Min???!!!!!

Tbc….

Jangan lupa komen ya ^^

*note : Min ho bakal jadi support cast yang cukup penting, buat Key, Onew dan Jonghyun bakal muncul juga >0<, authors ga punya duit (?) banyak, jadi cuma bisa ngecast mereka bertiga jadi cameo ntar