Tags

, , , ,

I Want to Fall in Love Again

PicsArt_1429014110777 

Aku bertanya “Apakah cinta? Bagaimana rasanya jatuh cinta?” dan tanpa kusadari, dia telah mengajarkannya (Jung Seunghwan)

Author : Kunang | Main Cast : Jung Seunghwan (Runner Up Kpop Star Season 4), Lee Soohyun (AKMU) | Support Cast: Bobby (IKON),  Lily M (Top 4 Kpop Star Season 4)| Length : One shot (2724 word) | Genre : romance, drama, friendship, business entertainment, school life| Rating  : PG-15

Disclaimer       :  Suhyun, Jung Seunghwan, Lily dan Bobby milik mereka sendiri.. Cerita ini murni milik dari carefree- happy- chicken maniacKunangplagiat jauh-jauh sana sebelum dilempar pake standing mic sama Seunghwan.

 “Are you really happy this moment?”

“I answer I’m so lonely

What is love? I’m so curious

Am I in love? But why it is so lonely

What is life? Why is it so lonely?”

(From I Want to Fall in Love again sung by Jung Seunghwan original by Kim Jo Han)

 

Ooo| Jung Seunghwan PoV|ooO

Aku menarik nafas panjang, berusaha menenangkan diriku sendiri. Sesungguhnya banyak yang ku khawatirkan pagi ini, lebih banyak dibandingkan hari-hari sebelumnya dan buruknya hal ini membuat diriku sama sekali tidak bisa tidur semalaman. Ini pertama kalinya aku berakting untuk Music Video debutku. Ya sudah setahun berlalu sejak aku masuk top 2 di KPOPSTAR Season 4 dan kemudian menjadi trainee di YG Academy, dan sebentar lagi, setelah MV dan album ku rilis aku akan memulai karierku sebagai penyanyi yang sebenarnya.

Di MV perdana ku ini, aku yang menulis lagu ini sendiri. Sebuah lagu ballad berjudul ‘I want to fall in love again’ ini menceritakan tentang seorang pria penyendiri yang ironis, ia ingin merasakan jatuh cinta dengan berkencan dengan beberapa gadis tapi diakhir ia menyesal karena tidak bisa mengungkapkan perasannya pada gadis yang disukainya (yang sekaligus adalah sahabat karibnya). Pria ini baru menyadari perasaannya pada gadis itu setelah gadis itu meninggalkannya bersama pria lain.

Aku menatap para kru, staff dan PD nim yang sedang mensetting properti, pencahayaan dan hal-hal lainnya yang dibutuhkan untuk syuting. Sedangkan aku yang baru saja di make up duduk di salah satu kursi di dalam gazeebo yang berada tepat di jantung taman yang akan dijadikan tempat syuting kami. Aku menatap jam tanganku, tak bisa menahan senyumku. Aku yakin sebentar lagi dia akan datang …

“Soohyun sunbae …” gumam ku sambil berdiri saat seorang gadis tinggi berambut cokelat panjang turun dari sebuah mobil van. Seorang pria yang kutahu adalah kakak kandungnya melambai ke arahku dengan penuh semangat, tapi ia tidak ikut turun.

“AKU TITIPKAN LEE SOOHYUN PADAMU!!”

“YAA!!! AKU BISA MENJAGA DIRIKU SENDIRI!” balas Soohyun pada kakaknya. Gadis itu mempoutkan pipinya, lucu sekali.

“ARRA” Jawab Chanhyuk pada Soohyun, pandangannya kemudian beralih padaku. “SEUNGHWAN –AH!! HATI-HATI KADANG ADIKKU BISA MENGGIGIT!”

“YAA!! LEE CHANHYUK! AWAS KAAAUUUUU!!!”

Soohyun berkacak pinggang kemudian bergegas mendekati van lagi, tapi Chanhyuk lebih dulu menutup pintu van dan pergi dengan mobil vannya membuat Soohyun merajuk kesal. Ajaibnya tak lama gadis itu mengibaskan poninya dan berjalan ke arahku dengan senyum terkembang. Ia terlihat cute hari ini menggunakan pakaian seragam Senior High yang memang kostum kami (kami berperan sebagai siswa Senior High), anni… gadis ini selalu terlihat menarik di mataku. Sejak pertama kali aku melihatnya di acara KPOPSTAR Season 2 aku merasa tertarik padanya. Tapi sayangnya aku terlalu sulit dan bingung untuk mendekati Soohyun untuk menjadikannya temanku, aku dan dia seperti dari kutub yang berbeda

Aku penyendiri, ia menyukai keramaian.

Aku pendiam, ia sering menyerukan apa yang dirasakannya.

“Seunghwan oppa, apa kau sudah menunggu lama? Bukankah syuting baru dimulai jam 10?” Soohyun melirik jam tangannya yang masih menunjukkan jam 9 kurang.

“Anni.. aku baru datang” jawabku singkat, sejujurnya aku sudah datang dari jam 7 karena khawatir telat atau ada masalah teknis lainnya.

“Apa kau sudah sarapan?” tanpa menunggu jawabanku, Soohyun menarik pergelangan tangan ku ke arah bangku panjang. Ya, saat ini kami akan syuting di sebuah taman tak jauh dari kota Seoul. Di taman ini ceritanya kami sering menghabiskan waktu bersama, lebih tepatnya aku terkadang sering mengabaikan Soohyun dan memilih untuk belajar atau bermain musik.

Sepertinya ini mirip seperti kami saat di YG Academy sekolah baruku, terkadang Soohyun menyelinap untuk melihatku berlatih mandiri, maksudku dia pernah mengatakan jika ia sangat menyukai suaraku. Aku lebih sering mengabaikannya untuk berkonsentrasi dengan latihanku.

“Soohyun sunbae …”

“YA! OPPA! Bukankah sudah berapa kali kukatakan, jangan memanggilku seperti itu! Panggil saja aku Soohyun! Lee Soohyun!” katanya sambil menyumpalkan mulutku dengan sepotong besar sandwich. Aku tak bisa menolak sehingga memilih untuk menelannya.

“Bagaimana? Enak?”

Aku memberanikan diri menatap gadis di depanku lagi, mata sipitnya yang jenaka terlihat ingin tahu. Aku menganguk, mau tak mau berpikir apakah dia menyiapkan ini khusus untukku?

“Enak”

Soohyun tersenyum lebar dan ia kembali menyumpalkan bibimbap ke mulutku. Mataku melotot, agak terkejut, selain sandwich ia membawa bibimbap juga? Soohyun sekarang tertawa sambil menunjukkan bekal yang ia bawa, tanpa sadar aku tersenyum saat melihat dia membawa berbagai macam makanan. Karbohidratnya saja ada 4 macam, dari roti sandwich, kentang goreng, nasi dari bibimbap dan ubi bakar.

“No carbohydrate, no life” Soohyun tertawa renyah setelah ia menyuarakan mottonya dan entah keberanian dari mana aku mengambil sepotong kentang goreng dan menyodorkannya ke bibir Soohyun. Gadis di depanku mendadak diam, dan saat itu juga atmosfer yang terasa begitu aneh tapi mendebarkan terasa melingkupi kami.

“Kalau kau tidak mau—“

“Nyam” Soohyun menyambar kentang goreng di tangan ku dengan mulutnya, kemudian ia tersenyum lebar sebelum menyuapkanku bibimbap “Ayo, oppa juga coba yang ini”

Kami pun makan bersama, sesekali Soohyun akan bercerita mengenai kelakuan kakaknya Lee Chanhyuk atau eonni kesayangannya Lee Hayi. Terkadang aku berdeham tanpa sadar saat ia sudah membicarakan member IKON atau Winner, dari ceritanya selama ini aku merasa ia cukup dekat dengan Bobby, Jinhwan dan Seunghoon hyung.

“Oppa.. gomawo, berkat kau aku bisa menjadi model MV lagi, dan kali ini aku tidak jadi stalker lagi hahaha, tapi tetap saja aku jadi siswa Senior High.. huftt… aku ingin berakting seperti nona terhormat, tuan putri….lady like style” Aku tertawa sementara ia terus bercerita mengenai Cinderella dan Snow white, aku sudah hafal betul gadis satu ini menyukai fairy tale.

“Terima kasih juga sudah menawariku makan bersama” sebuah pikiran tiba-tiba terlintas di benakku, sesaat aku ragu mengeluarkannya tapi aku tak ingin kehilangan kesempatan ini.

“Soohyun-ah, Soohyunnie…” entah mengapa aku jadi memanggil namanya dua kali, sepertinya ia menyukainya karena wajahnya terlihat kemerahan.

“So—“

“Oppa… sebenarnya aku menyukai salah satu member IKON”

Aku menelan ludah, rasanya untuk sesaat aku tak bisa bernafas. Perlahan aku menjatuhkan tanganku yang masih memegang sumpit.

“Oh ya? Siapa?” aku berusaha terdengar tak peduli.

”Aku sudah menyukainya lama sekali…tapi…” Soohyun terdiam “AHH!!! DIA SUDAH DATANG!!!”

Aku menengok ke arah belakangku, arah yang ditunjukkan oleh Soohyun. Mataku tak perlu sibuk mencari karena aku dapat melihat langsung sosok namja jangkung dengan mata sipit dan menggunakan seragam sekolah yang tak bisa menutupi style hiphopnya, ia mendekati kami. Mulutnya membentuk lengkungan lebar saat ia melambai ke arah Soohyun yang dibalas dengan antusias oleh gadis ini. Tunggu dulu.. apa mungkin member IKON yang Soohyun maksud adalah …

“JIWON OPPA! PPALI! SINI!”

“Soohyunnie annyeong! Apa kau menunggu lama?” namja itu sekarang berlari kecil menghampiri kami. Aku merasa matanya terfokus pada Soohyun sehingga laki-laki yang tak lain adalah Bobby hyung itu tidak menyadari jika aku berada di sebelah gadis ini. Dan kenapa Soohyun terlihat seperti itu juga? Dan sejak kapan Soohyun memanggil Bobby hyung dengan nama aslinya? Ya, sayangnya namja ini setahun lebih tua dariku.

“JIWON OPPA! AKU BAWA MAKANAN KESUKAANMU!”

“Jinjja?” Ia berlari lebih cepat “Eh.. Seunghwan ah, kau sudah sampai sini juga?” sapa Bobby hyung setelah ia duduk diantara aku dan Soohyun. Aku hanya menganguk dan mulai memakan sandwich secepatnya hingga aku tersedak.

“Uhuk.. uhukk…”

“Seunghwan oppa, gwenchana?” tanpa kusangka Soohyun beranjak dari kursinya dan entah sejak kapan duduk di pinggir kursi tepat di sebelahku, ia mengulurkan sebotol air sambil menepuk punggungku pelan. Bobby yang berada di sebelah ku yang lain, hanya diam saja.

“Gomawo Soohyun ah” kataku setelah meminum beberapa teguk dan bisa mulai bernafas, tapi aku sama sekali merasa tidak lega. Tidak jika namja satu ini bersama kami. Tapi seperti biasa, aku akan bertindak wajar dan seolah tak peduli, walau akhir akhir ini aku mempertanyakan apakah yang kulakukan sudah benar?

Aku menggelengkan kepala, tentu saja benar! Yang sajangnim akan membunuhku kalau ia sampai tahu aku menyukai salah satu ‘anak’ kesayangannya. Beberapa kali, entah disengaja atau tidak ia mengatakan jika ada yang menyukai Lee Soohyun atau Lee Hayi, ia harus berhadapan dulu dengan nya. Dan ia juga mengatakan Soohyun dan Hayi masih terlalu hijau untuk berpacaran.

“Jiwon oppa, apa kau mau mencoba ini?” Soohyun menyodorkan sepotong sandwich yang langsung dimakan lahap oleh Bobby hyung. Aku menghela nafas panjang, mengalihkan pandanganku dari mereka saat seseorang menepuk pundakku. Seorang gadis berambut ikal panjang dengan figur feminim yang lebih muda dariku dan Soohyun tersenyum. Sebelah tangannya memainkan benda kecil, dan aku tak ambil pusing dengan benda itu.

“Lily.. apa yang—” suara Soohyun terputus sesaat “Hahh?”

“Seunghwan oppa! Ada yang mau kubicarakan, tentang track 4” bisik Lily sambil menampakkan senyum khasnya. Lily adalah kontestan KPOP Star season 4 yang berkompetisi denganku tahun lalu, tapi dia hanya bertahan hingga Top 4. Saat ini dia masih menjadi trainee di JYP Academy, tapi ia mendapat kesempatan untuk featuring di album perdanaku.

“Eonni, aku pinjam Seunghwan oppa!” kata Lily kemudian tanpa menunggu jawabanku lagi, ia menarikku untuk berdiri.

“o.. oke, Lily bersabarlah, dan… Soohyun ah—“

“Tak apa-apa, pergilah —-“ kata Soohyun dengan senyuman, tapi kenapa aku merasakan nada kecewa di suaranya? “Pergilah.. “

Aku membiarkan Lily menarik tanganku sementara pandanganku tak lepas dari Soohyun yang tampak ceria bersama Bobby hyung. Namja itu menyentuh rambut Soohyun yang menutupi wajah manisnya, dan itu cukup membuat jariku mengepal kuat.

“Oppa.. gwenchana?”

“….”

“Kau terlihat tak baik-baik saja, bahkan kau tak sadar jika kita sudah ke tempat bermain ini haha” Lily melepaskan tanganku dan akhirnya aku menyadari sekelilingku. Lily mengajakku ke ayunan yang terletak tak terlalu jauh dari tempat Soohyun dan Bobby hyung duduk.

“Oppa, duduklah hehe” Lily menepuk ayunan disebelahku lalu mulai mengayunkan ayunannya sendiri dengan menghentakkan kakinya. Aku hanya duduk di ayunan tanpa mengayunkannya.

“Kau menyukai Soohyun eonni?”

“ANNI!” kataku spontan, tapi saat melihat Lily sudah terkikik geli, aku tahu jika aku telah kalah. “YAA!! Berheti tertawa! Atau aku akan memberitahu Yedam kalau kau flirting dengan Bam Bam sshi!”

“MWO?! Aku tidak flirting! Bam bam oppa sudah seperti kakakku sendiri!” Kilah Lily, aku hanya geleng-geleng kepala.”Oppa, kurasa kalau kau seperti ini terus, hanya tinggal waktu saja untuk Soohyun eonni jadian dengan Bobby ataupun Jinhwan oppa. Kudengar di YG Academy hanya ada 2 siswi kan? Kau dan Hayi eonni walau bisa menjadi teman dengan ajaibnya, kurasa Hanbin oppa tak akan membiarkanmu dekat-dekat dengan Hayi eonni dan yang terpenting … sekarang pun matamu mengawasi Soohyun eonni”

“Kau beberapa tahun lebih muda dariku tapi sok tau sekali” aku merungut sebal

“Of course I know! I’m smarter than you!”

Aku tak menanggapi kata-kata Lily, lebih tepatnya aku tak mengerti apa yang dia katakan. Oke aku mengaku, bahasa Inggris ku buruk sekali! Sedangkan Lily berasal dari Australia, untungnya dia cukup mahir berbahasa korea.

“Oppa, apa kau akan diam saja?”

“….”

“Apa kau akan disini terus menatap Soohyun eonni hingga dia ‘pergi’ dengan Bobby oppa?”

“….”

“Apa kau sama sekali tak memiliki kepercayaan diri untuk mendapatkan Soohyun eonni?”

“…”

“Apa pantas Soohyun eonni disukai oleh namja macam oppa yang tidak berbuat apapun sa—-“

“DIAM!!!”

Tanpa sadar aku membentak Lily yang terhenyak kaget. Sesaat kami terdiam, hanya terdengar suara derit ayunan yang dinaiki Lily yang perlahan melambat dan suara kecil benda terjatuh, sepertinya benda yang sedari tadi Lily genggam tapi sekali lagi aku tak peduli. Kata-kata Lily membuat ku sadar betapa pengecutnya aku selama ini.

“Mian Lily ya, tapi kau benar, aku tak bisa diam saja…”

“Oppa?”

Aku beranjak dari ayunanku dan tersenyum ke arah Lily. Berjalan mantap menyusuri jalan setapak taman ke arah Bobby dan Soohyun yang masih berbincang heboh. Dan tidak sampai lima menit, aku sudah berdiri di depan mereka berdua yang masih duduk di kursi yang sama.

“Seunghwan oppa, apa kau masih ingin makan? Miaaannnn… makanannya sudah habis, besok akan—“ Soohyun menghentikan kata-katanya saat aku menggenggam tangannya. Aku harus melakukannya sekarang, selagi efek kata-kata Lily masih bekerja untukku.

“Ikut aku, ada yang mau kukatakan” aku menatap Bobby hyung yang terlihat heran sekilas “Hanya kami berdua”

“Oh okay—“

Aku mendengus, Ia membuat ku seolah ‘meminjam’ miliknya, meminjam Lee Soohyun darinya. Dan itu sama sekali bukan hal yang menyenangkan.

“Oppa, kita mau bicara dimana? Oppa.. apa ada yang salah? Oppa, kau bai-baik saja kan?” beberapa kali Soohyun bertanya saat aku menariknya ke sebuah kursi lain dekat air mancur berbentuk seorang gadis yang memainkan harpa. Suara air bergemericik sama sekali tidak mampu menenangkan diriku yang cemas dan sibuk merutuki tindakan nekatku, tapi sudah kepalang tanggung, aku harus mengatakannya.

“Oppa, gwenchana?” kata Soohyun setelah kami sampai di depan air terjun, aku menghela nafas dan kemudian sebuah koin perak yang tergeletak di tepi taman menarik perhatianku.

“Eh.. di sini ada tulisannya” kata Soohyun sambil menunduk membaca tulisan yang dipahat di pinggir air mancur.

‘Protection Waterfall’

Air terjun ini akan memberikan kemampuan melindungi seseorang yang berharga  bagi yang berhasil menemukan koin perak yang dijatuhkan ke dalam kolam

“Wahh benarkah? Bagaimana kalau kita coba oppa?”

“Eh”

‘Plung’

Sebelum sempat mengatakan apapun lagi, Soohyun sudah memegang pergelangan tanganku dan membuatku tanpa sengaja menjatuhkan koin perak itu ke dalam kolam air mancur yang cukup besar itu. Aku membelalak kaget, Soohyun pasti tak membaca apa yang tertulis setelahnya.

Jika koin tak berhasil ditemukan, maka orang yang berharga bagimu akan menjadi milik orang lain

“Baiklah, kajja oppa kita men—-“

AKU HARUS MENEMUKANNYA!!

‘BYURR’

Tanpa berpikir apa-apa lagi aku langsung menceburkan diriku ke kolam besar itu, untungnya hanya sedalam lutut kakiku karena aku sama sekali tak bisa berenang. Aku terus menerus merogoh dasar kolam, berusaha menemukan koin yang tadi di lemparkan. Tak mempedulikan tatapan-tatapan para kru yang melihatku seolah aku sudah gila.

“Seunghwan oppa! Apa yang kau lakukan?!”

Aku tak mempedulikan kata-kata Soohyun dan terus mencari, lima menit, anni mungkin sudah hampir setengah jam aku mencari tapi nihil tapi aku tak mau menyerah begitu saja.

“Oppa, aku menemukannya!”

Cahaya matahari memantul tepat di koin perak yang berada di depan mataku. Perlahan aku mendongakkan wajah dan mendapati Soohyun yang basah kuyup tersenyum dengan koin di jarinya. Rasanya hatiku lega seketika, dan kemudian aku pun menarik Soohyun ke pelukanku, memeluknya erat.

“Oppa… wae? Gwenchana?”

“Aku menyukaimu Lee Soohyun”

“H……hhahhh?”

….

….

….

“OKAAYYY!!! CUT!!!”

“KENAPA SUDAH CUT!! Ini bagian yang paling mendebarkan!! WHY??!! OH NO! I’m going crazy!” suara frustasi dan omelan Lily dalam bahasa Inggris membuyarkan ‘apapun itu’ yang menghipnotisku tadi.

Aku mengerjapkan mataku dan cepat-cepat melepaskan Soohyun dari pelukanku, aku hanya bisa menahan nafas saat menyadari sudah banyak orang berkerumun di depan kami. Kamera kamera besar terlihat menyala dan sesaat kemudian dimatikan, memberi waktu pada PD nim untuk memeriksa hasil yang mereka rekam.

Jangan bilang…

“Ka… kalian merekam kami?” suara Soohyun tercekat, dia menutup wajahnya yang terlihat memerah sedangkan aku hanya menunduk.

“Tentu saja kami merekam kalian, bukankah kita sedang syuting untuk MV debut dirimu sendiri Seunghwan goon?” Kwon PD-nim berbicara seolah tak mengetahui apapun, otakku mulai bekerja, jangan-jangan ini kerjaan….

“Ahahhahaha jadi ini hanya akting oppa? Kau membuatku kaget” Soohyun tertawa kaku dan kemudian berlari ke arah Lily  yang masih memberengut “YAA!! LILY YA! Aku sudah curiga yang sejak tadi kau pegang adalah kamera, ayoo apa yang kau rekam!!”

“Eonni mau melihatnya?” Lily menarik sebelah sudut bibirnya “ Coba saja kalau bisa!” dan Lily pun berlari menghindari kejaran Soohyun.

“Good job Jung Seunghwan, kau mendalami sekali aktingmu! Ide Lily memang cemerlang, tapi bukankah inti dari lagu mu ini kau menyesal karena tidak mengungkapkan perasaanmu? Di luar dugaan.. ” dan seperti yang kukira, pemilik suara berat dan khas itu adalah Yang Hyun Seok sajangnim. Dia menatap ku puas dan berjalan ke arahku untuk menepuk pundakku “Jangan harap semudah itu mendapatkan Soohyun” bisiknya kemudian di telingaku -_-‘

“Baiklah, kita syuting adegan lainnya, Seunghwan goon kau bisa berakting sesuai script mu kan?”

Aku menganguk “Tentu saja, aku akan berusaha!”

Aku mengalihkan pandanganku pada Soohyun yang sibuk mengotak-atik kamera dengan Lily, aku baru sadar kalau aku sangat menyukai senyuman yang tercipta dari bibir Soohyun. Tapi sepertinya bukan hanya aku, karena ada sepasang mata lain yang melihat gadis itu dengan cara yang berbeda.

Tapi kali ini aku yakin, aku lah yang akan mendapatkan hatinya, karena aku ingin jatuh cinta lagi dan lagi pada gadis yang berhasil mencerahkan duniaku saat ini.

 ——-Fin——-

Note : annyeong, hahahhaha mungkin banyak dari kalian yang ga kenal sama Jung Seunghwan? dia itu runner up Kpop Star Season 4 yang pernah diminta YG untuk masuk agency nya (padahal dulu masih casting audition). Dia pas ditanya fav nya di kpop star, yah AKMU terus di ep mana lagi di tanya pengen ketemu artis YG yang mana, dia bilang AKMU lagi *kunang mencium ‘sesuatu’ yg ga biasa haha.. /mana Seunghwan dan Soohyun tuh bias kunang, kan cocok (?) jadinya *ditendang bobby

terus Soohyun juga pernah bilang kalau dia fansnya Seunghwan >,<, wlo akhirnya pas dia nton kpopstar live dia bilang dukung Yoon ha -_-“,, ahhaha biarlah yang jelas Seunghwan ga akan nongol di FF give heart, kesian (?) Kunang…

oh ya kunang bikin FF yang Soohyun focus selain GH, kalian bisa cek di sini

Love-Background-60

Tapi harus sabar ama grammar kunang yg acak acakkan -_- *dijitak karena malah promosi

thx yang udah baca ^^ and please kindly drop some comments ^^

Advertisements